Penjelasan Domain dan Hosting, Bagian dan Jenisnya Terperinci

Untuk membuat sebuah website, Anda perlu menyiapkan bekal utama yaitu domain lengkap dengan hostingnya. Namun sebelumnya, pahami penjelasan domain dan hosting agar lebih mudah dalam pengaplikasiannya.

Pengertian Domain

Domain merupakan sebuah alat yang secara singkat dapat diartikan sebagai alamat suatu website. Dengan menggunakan domain itulah orang-orang dapat mengunjungi situs Anda pada laman mesin pencari seperti, Facebook.com, Wikipedia.org, Google.com, serta alamat lainnya.

Pengertian Domain dan Hosting

Domain merupakan nama yang digunakan sebagai alamat yang diidentifikasi oleh IP semua pengakses. Namun, hal itu itu sendiri hanyalah sebuah susunan angka rumit dan unik, sehingga jika tidak ada domain akan mustahil jika Anda ingin memiliki sebuah situs pribadi.

Perlu diperhatikan, saat membeli sebuah domain pada dasarnya ialah Anda hanya menyewa nama saja. Karena tidak dapat digunakan untuk menyimpan data web ataupun aplikasi lainnya. Hal ini harus dibarengi dengan pembelian hosting agar semua konten bisa dipublikasikan.

Fungsi dari Domain

Domain berfungsi sebagai alat untuk memudahkan pembaca saat mengakses semua konten di dalamnya. Nama tersebut dapat dibuka serta menjadi mudah ditemukan, sebagai contoh ialah www.namadomainanda.com.

Hal itu juga berfungsi sebagai alat yang dapat mengubah nama suatu website untuk keperluan lainnya (misalnya dengan melakukan perpindahaan komputer). Dengan kata lain, tidak perlu mengatakan kepada pengunjung sebab mereka akan mudah untuk mengingatnya.

Jika ingin nama domain situs website Anda lebih mudah diingat, pergunakan nama yang sederhana. Sebab, memberikan nama yang pas dan sesuai dengan isi konten di dalam website menjadi salah satu poin tambahan.

Bagian serta Jenis-jenis Domain

Domain sendiri disusun dalam berbagai macam bagian. dengan mengenalnya diharapkan Anda bisa membuat website terbaik. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ulasan di bawah ini:

Top Level Domain

Bisa dikatakan, jenis ini merupakan penada di akhir alamat sebuah website dengan tanda “titik” sebelumnya. Jika Anda melihat sebuah nama domain, pastinya ujung kanan terdapat sebuah “embel-embel” tertentu. Nama ini sering disebut dengan istilah TLD.

Untuk contoh penulisannya yaitu, www.bantuanhosting.com, “.com” di sinilah yang disebut dengan top level domain. Contoh lainnya yaitu, www.namadomain.xyz, “.xyz” merupakan sebuah bagian dari TLD. Begitupun dengan .id, .net, .site dan masih banyak lagi.

Second Level Domain (SLD)

Bagian kedua ialah Second Level Domain atau biasa disingkat dengan SLD. Merupakan bagian nomer dua yang berada di sebelah sisi kanan. Kebanyakan terletak di antara nama domai dan juga top level domain.

Untuk contoh dari SLD ini sebenarnya cukup sering ditemukan, seperti pada penempatan nama www.namadomain.or.id. Di sini “.or” merupakan sebuah Second Level Domain. Bisa juga berupa “.site” pada www.namadomain.site.net.

Third Level Domain

Third Level Domain merupakan bagian ketiga yaitu setelah tulisan “www” pada alamat website. Hal tersebut biasanya sering di gunakan sebagai kata kunci ketika menjelajah dalam mesin pencari. Misalnya saja Anda mengetikkan kata belajar, bisa muncul www.belajar.or.id.

Contoh lain dari Third Level Domain ini ialah pada alamat www.namadomain.com, maka nama dari Third Level Domain yaitu “namadomain”. Contoh lainnya bisa dilihat dari platform www.youtube.com, dengan kata “youtube: sebagai TLD nya.

Subdomain

Bagian berikutnya ini merupakan anak cabang dari sebuah website, kebanyakan memiliki tujuan untuk memberi sokongan pada laman utama. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk menjaring pembaca agar tetap stay di sana.

Sebagai contoh, pastinya Anda sering melihat platform www.tribunnew.com yang memiliki subdomain banyak. Seperti halnya, www.tribunpekanbaru.com, www.tribunbajarmasin.com, dan masih banyak lagi. Begitupun dengan Google yang menggunakan mail.google.com sebagai subdomainnya.

Jenis-jenis Top Level Domain

Sebenarnya Top Level Domain atau TLD itu sendiri mempunyai dua jenis yang berbeda. Agar pengetahuan Anda semakin dalam terkait perdomainan ini, maka akan dijelaskan pula dua hal tersebut pada uraian berikut:

Global Top Level Domain (gTLD)

Merupakan sebuah domain yang biasanya digunakan untuk membagikan informasi dengan sifat lebih umum. Dengan begitu dapat dikunjungi oleh siapapun dan di manapun.

Ada banyak contoh dari domain yang merupakan bagian dari Global Top Level Domain (gTLD), bahkan mungkin telah sering Anda jumpai pada mesin pencari. Contohnya adalah, .gov, .info, .org,.com, .net, ataupun .biz.

Country Code Level Domain (ccTLD)

Merupakan suatu yang lebih khusus. Biasanya di temukan pada zona atau negara-negara tertentu, sehingga penggunaannya lebih spesifik lagi.

Adapaun contoh yang dapat Anda temukan di laman pencarian kode-kode tertentu tersebut yaitu, .id yang digunakan khusus untuk negara Indonesia. Selain itu ialah .uk, .sg, .my, serta masih banyak lainnya.

Fungsi dari TLD

Banyak orang menyebut TLD merupakan bagian dari kode unik untuk memberi ciri khas pada laman seseorang / perusahaan / instansi tertentu. Hal ini dapat terlihat dari beberapa makna atau arti khsusus yang dimiliki. Dengan begitu, pembaca akan lebih mudah untuk memahami kontennya.

Namun seringkali pula dijumpai beberapa alamat TLD yang tidak sesuai dengan isi dari situs website tersebut. Misalnya .org yang dulunya khusus digunakan oleh lembaga non profit, kini banyak di jumpai sebagai alat promosi komersial.

Contoh dari jenis domain berdasarkan TLDnya, di antaranya seperti .com yang biasa digunakan oleh website perusaaan, .net untuk jaringan, .org alamat organisasi non profit, .biz situs bisnis, .info sebagai pusat informasi, .edu berisi pendidikan, .id menunjukkan situs negara Indonesia, dsb.

Apa Itu Hosting?

Hosting ialah suatu tempat yang digunakan sebagai penyimpan data-data dari sebuah situs website, sehingga dapat diakses melalui internet. Berbagai macam data yang bisa ditaruh ialah file, gambar, video, database, email, program, dan lain sebagainya,

Apa Itu Hosting - Penjelasan Domain dan Hosting

Hosting yang biasanya digunakan untuk sebuah website biasa disebut sebagai Web Hosting. Server untuk itu biasanya dilengkapi dengan OS serta software pendukung pengoperasian, sehingga mampu bekerja secara terus menerus.

Ketika Anda membeli atau menyewa sebuah hosting, hanya akan mendapatkan jasa penyimpanannya datanya saja. Dengan begitu, agar website dapat diakses oleh semua pihak, perlu mempunyai domain yang menyediakan alamat situs.

Keterkaitan Antara Domain dengan Hosting

Domain jika diibaratkan ialah sebuah nama toko pada usaha di kehidupan nyata, seperti papan pada nama saja. Anda bisa membelinya pada sebuah perusahaan pembuatan billboard ataupun neon box, dan lain sebagainya.

Dengan memesan sebuah nama toko pada pembuatnya, apakah usaha Anda langsung dapat beroperasi? Tentu tidak semudah itu kan? Oleh karenanya perlu menyewa suatu tempat untuk menyimpan serta menjual barang-barang tersebut.

Oleh sebab itu, memiliki sebuah Hosting penting untuk menyimpan konten-konten yang Anda ingin bagikan. Kemudian membeli domain atau nama pada website tersebut berguna agar situs tersebut dijangkau serta gampang untuk ditemukan oleh khalayak luas.

Itu tadi mengenai penjelasan domain dan hosting yang dapat Anda ketahui sebelum menjelajah dan terjun ke dalamnya. Dengan begitu, tidak akan mengalami kesulitan berarti.

Diterbitkan pada 11, Februari 2020

Reader Interactions

Silahkan Berikan Komentar